Hello!
Popular Posts
Categories
Archives
Recent Travel Journal
More Travel Journal
- Cerita dari XL Net Rally : The Unlimited Experience from #xlnetrally and #pb2010
- Hunting street + jadi turis norak Jakarta
- Catatan perjalanan : Nekat ke Bromo
- Pangandaran – Green Canyon revisited
- Indahnya pesisir selatan Garut
- Sawarna, surga banten Selatan
- Mendaki Rinjani, Gunung Tercantik Indonesia
- Saya pasti ke Festival Teluk Jailolo 2012!
- Bintang dari Rancabuaya
- Melihat Bandung dari Moko
- Perjalanan Egois ke Ujung Genteng (part 1)
- 10 Pantai paling dekat dengan Bandung
Recent Comments
- Bang Haydar on Saya pasti ke Festival Teluk Jailolo 2012!
- Boi on Menapaki eksotisme hutan tropis cibodas menuju puncak Gede
- Maharsi Wahyu K on Cerita dari Hari Waisak di Borobudur
- Tota_omega on Catatan perjalanan : Nekat ke Bromo
- Rebeccaindhira28 on Mendaki Rinjani, Gunung Tercantik Indonesia
Monthly Archives: February 2010
Banjir Baleendah-Dayeuhkolot belum juga surut
Tidak jauh dari tempat tinggal saya di selatan Bandung, tepatnya di kecamatan dayeuhkolot & baleendah, sampai saat foto-foto di bawah ini diambil (24/2) banjir belum juga surut. Kondisi banjir sangat parah karena bercampur dengan lumpur. Banyak sekali rumah-rumah yang tidak hanya tergenang air, tetapi juga tergenang lumpur.
Sebenarnya banjir sebesar ini juga pernah terjadi sekitar 5-6 tahun yang lalu. Malah lebih besar hingga mencapai kampus saya IT Telkom. Banjir sudah mulai teratasi dengan adanya pembersihan besar-besaran sungai yang melewati daerah-daerah yang rawan banjir. Tetapi sepertinya sampah sudah mulai menggenangi sungai Citarum lagi dan banjir juga akan mulai lagi.
Kurangnya kesadaran masyarakat sangat berperan besar dalam bencana ini. Perilaku membuang sampah sembarangan sudah sulit sekali dihilangkan. Bahkan di pinggir sungai dekat kosan, saya melihat tulisan “Dilarang membuang sampah di sungai” tetapi nyatanya di bawahnya banyak sekali sampah. Dan sampahnya luar biasa sekali, karena yang dibuang itu adalah barang seperti sofa, kasur, kursi, dan sampah-samapah plastik lainnya.
Foto di bawah ini saya ambil tidak jauh dari jembatan dayeuhkolot, dengan berbekal perahu saya dan teman saya mulai menyusuri banjir dan melihat keadaan. Ya Allah, berikanlah ketabahan bagi mereka semua, dan berikanlah kesadaran agar bencana seperti ini tidak terulang lagi. Amin.

Posted in Opinion
2 Comments
Portait Session with Nindi
Ehm, saya jarang sekali yang namanya motret benda hidup alias model manusia. Entah mengapa saya kurang suka motret model. Mungkin agak aneh ya karena ada teman saya yang jadi hobi fotografi gara-gara ingin motret model.
Untuk portait session kali ini saya sih cuma ikutin maunya anak-anak photoST aja deh. Ya sekalian sedikit selingan lah daripada motret batu melulu. Modelnya ada dua, yang satu lagi tiba-tiba keseleo dan gak bisa dateng dan satunya lagi gak ada kabar. Akhirnya nindi teman saya yang jadi korban buat dipotin anak-anak. Mwahahaha (tertawa culas) :lol:
Maap kalo potonya kurang bagus, sumpah deh foto pake model biar bagus gimana yah? Mungkin pake konsep yang jelas bisa sedikit membantu. Tapi saya juga bingung konsepnya gimana. Foto dibawah ini cuma portrait biasa aja. Silahkan dinikmati dan dikasih komen biar kita sama – sama belajar.
Thanks!
Note : All shot taken with Nikon D40 & AFS 70-200 f/2.8 VR
Posted in Personal
2 Comments
Sunset bonus Pelangi
Sore-sore abis hujan tiba-tiba muncul pelangi di atas langit dayeuhkolot valley. Kamera saya pas lagi dipinjem sama temen, damn! !@#$#%
Ups, ga boleh gitu. Harusnya masih bersyukur masih bisa diberi kesempatan melihat lukisan Allah Yang Maha Kuasa. Masih ada si Sony Ericcson K608i, ditambah filter CPL di depan. Kamera hape, siapa takut?!
Taken from my kosan rooftop. Thanks for viewing. Comments are really appreciated.

Posted in Photo Story
2 Comments
PhotoST : Street Hunting
Street hunting di Bandung belum lengkap jika kita belum mengunjungi Jalan Asia Afrika, ABC, dan Braga. Sebetulnya sih saya bosan juga. Tetapi melihat hunting – hunting sebelumnya yang cuma berakhir “narsis”, jadi masih banyak objek yang belum terekplorasi kesana. Nah, hunting kali ini saya bareng temen-temen photoST. Tapi yang hunting kok anak baru semua yak? Mana nih yang tua tua ?? :lol:

Hujan memang sedikit deras, tetapi temen – teman photoST sudah saya kasih tahu untuk membawa payung. Teorinya sih gampang : tangan kiri bawa payung, tangan kanan pegang kamera, Continue reading
Posted in Photo Story
3 Comments
Fuji Superia, nice color!
Katanya sih kalau kita lagi bosen motret pake digital, cobalah sekali – kali motret pakai kamera film. Dengan keadaan seperti itu akhirnya saya meminjam kamera film teman saya mira. Ya, kamera rusia zenit dengan lightmeter yang udah tidak nyala lagi akhirnya saya isi dengan fuji superia yang dibeli seharga 23 ribu di dayeuhkolot ( mahal banget ya, di pasar baru masih belasan ribu). Akhirnya dengan menggunakan feeling dan sunny f/16 rule serta sedikit “nyontek” dari matrix metering si nikon, saya berhasil memenuhi dua buah rol film.

Kamera digital untuk kepraktisan, tetapi kamera film untuk kepuasan… Continue reading


