Akhirnya hari ketiga dapat scene matahari terbit yang cukup oke. Walaupun awalnya dikira mendung, ternyata golden moment tetap ada, meski tidak sampai lima menit.
Subhanallah. Luar biasa sekali.
Gugus gugus awan di pulau Lombok terasa begitu dekat seakan hendak runtuh dari langit. Deru angin menemani langkah demi langkah saya menapaki salah satu tanah tertinggi di Indonesia ini. Di kejauhan, terlihat Gunung Rinjani berdiri dengan kokohnya. Menjulang sepanjang setengah dari utara lombok, Gunung Rinjani (3726m), adalah gunung berapi tertinggi kedua Indonesia. 
Rinjani memiliki nilai spiritiual bagi orang Hindu Bali dan suku sasak. Bagi orang bali, Rinjani adalah satu dari tiga gunung yang disucikan karena dianggap tempat tinggal para dewa, setelah Semeru dan Agung. Saat mendekati pulau Lombok, saya sudah terpesona dengan keindahannya. An unspoiled Bali, kata sebagian orang. Continue reading
Deburan ombak samudera Hindia tidak henti menerjang karang, ikan-ikan kecil hilir mudik di celah-celah karang saling bercengkrama dibawah naungan langit nan biru. Ketika hari telah usai, semburat merah jingga menyapa saya dengan pesonanya.
Itulah sedikit gambaran Ujung genteng, pesisir selatan Sukabumi ini menyajikan panorama khas pantai selatan yang sangat menarik. Walaupun ombak pantai selatan relatif besar, tetapi sebagian besar sudah terpecah oleh karang yang berada agak jauh dari bibir pantai. Air laut yang tenang di tepian menjadikannya akuarium alami yang mempesona.
Ada mitos yang mengatakan jika ada yang mendekat ke puncak gunung Patuha, manusia maupun hewan, maka akan mati. Masyarakat sekitar percaya bahwa puncak itu adalah daerah kediaman para Jin. Dengan kata lain, angker.
Adalah Dr. Franz Wilhelm Junghuhn, yang pada tahun 1837 melakukan ekspedisi ilmiah ke puncak gunung ini. Dia bersama peneliti lainnya akhirnya menemukan kawah putih beserta belerangnya, sekaligus menjawab tuntas mitos keangkeran yang ada.
Terlepas dari mitos yang ada, saat ini kawah putih menjadi objek wisata andalan Bandung Selatan. Eksotisme kawah dengan pepohonan yang kering meninggalkan kesan tersendiri.
Akses menuju kawah putih sangat mudah, hanya sekitar dua jam dari sisi selatan Bandung. Jika anda berasal dari luar kota, keluar di Tol Kopo dan lanjutkan menuju ibukota kabupaten Bandung, Soreang. Dari sana tingal mengikuti petunjuk jalan yang ada. Sepanjang perjalanan pemandangan perkebunan teh akan memikat anda. Continue reading
Pantai sawarna mungkin belum terlalu dikenal oleh masyarakat di luar Banten. Tetapi percayalah, Sawarna akan jauh lebih memanjakan mata anda daripada pantai pelabuhan ratu yang berada di sebelahnya.
Membentang hampir sepuluh kilometer di barat daya pulau jawa, Sawarna menyajikan gelombang pantai yang hebat khas laut selatan. Tidak heran banyak orang yang surfing disini.
Akses menuju sawarna tidak terlalu sulit, dari pelabuhan ratu anda tinggal ke barat menyisiri pantai selatan. Jalur naik turun bukit ini akan memberikan pemandangan laut dari atas yang spektakuler. Setelah masuk ke desa cisolok, perhatikan jembatan gantung di kiri jalan, itu adalah pintu masuk desa Sawarna. Continue reading
posted for entry contest on adirafacesofindonesia.com
Rinjani sering disebut surga para pendaki. Mengapa demikian? Karena gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini memiliki medan yang sangat lengkap : padang savana yang indah, hutan hujan yang eksotis, serta medan pasir dan bebatuan yang menantang.
Rinjani terletak di Pulau Lombok, Nusa tenggara barat. Lombok terkenal dengan alam yang indah dan belum terlalu ramai seperti tetangganya Bali.
Untuk mendaki Rinjani bisa dimulai dari Desa Sembalun atau Desa Senaru. Jalur yang paling sering digunakan adalah naik lewat Sembalun kemudian turun lewat Senaru, seperti yang saya lakukan.
Mendaki rinjani mungkin tidak untuk semua orang, diperlukan fisik yang sangat prima karena dibutuhkan minimal dua hari untuk sampai ke puncak. Tetapi jika kita bisa melewatinya, anda akan mendapatkan hadiah berupa pemandangan yang tidak akan anda lupakan seumur hidup. Continue reading
Seperti mimpi rasanya, saya telah menginjakan kaki di salah satu tanah tertinggi bumi pertiwi kita ini. Rinjani, saya sudah tidak bisa mengungkapkan keindahannya dengan kata-kata.
Buat saya, memotret landscape adalah sebuah ritual. Ritual untuk menikmati alam ini, mengagumi kuasa-Nya, dan untuk mencoba selalu bersyukur. Dan, memotret di rinjani sekiranya adalah suatu anugrah yang tidak terkira. Continue reading
Saya baru tahu ada website resmi dari Departemen Pariwisata dan kebudayaan ini. Website nya cukup menarik, tapi yang paling menarik adalah mereka sedang mengadakan sebuah kuis yang berhadiah jalan-jalan ke pulau Komodo selama 3 hari!
Caranya mudah! Tinggal jawab pertanyaan sebanyak maksimal 5 buah perhari, dan ajak teman-teman kalian ikuti kuis ini juga. Sepertinya website ini sedang mengumpulkan traffic yang banyak hehe.
Anyway, silahkan menuju kesini untuk mengikuti kuis nya.
Good luck!
Kalau disuruh memilih spot memotret di pantai selatan jawa, dibandingkan ujung genteng, santolo, ataupun rancabuaya, saya lebih memilih kawasan sawarna. Mengapa?
Karena sawarna memiliki salah satu daya tarik dari pantai yang sangat bagus jika dijadikan foto. Apa itu? Ombak!
Jangan sekali-kali bermain-main dengan ombak sawarna. Bisa nyawa taruhannnya. Atau paling tidak, kamera yang bakal jadi korban. Saya diceritakan warga sekitar ada sekelompok fotografer yang nekat ke tengah karang, tiba-tiba ombak besar menerjang dan merusak kamera. Beruntung orangnya selamat.
Sawarna bisa ditempuh lewat pelabuhan ratu, dari terminal ada elf langsung ke sawarna, dengan catatan sebelum jam 12 siang. Lebih dari jam itu kita harus menaiki elf ke bayah, lalu disambung ojek ke sawarna.
Sawarna bukanlah nama pantai, melainkan nama desa. Pantai yang terkenal adalah pantai tanjung layar. Dinamakan demikian karena ada batu karang yang sangat besar, dengan tinggi sekitar 20 meter lebih.
Penginapan di sawarna relatif lebih mahal daripada pantai-pantai ‘liar’ lainnya. Rata-rata 100 ribu rupiah dan berupa homestay, yang tarifnya tidak dihitung per-kamar melainkan per-orang. Membuat kami mengeluarkan uang lebih.
Tapi saya sudah antisipasi hal itu, jadi saya membawa kompor parafin dan beberapa bahan makanan. #gembel
Sawarna memang sangat indah, pantainya sangat kayak. Ada yang berpasir halus seperti pantai ciantir atau lagoon pari. Ada juga yang banyak karang seperti pantai tanjung layar.
Kesimpulannya adalah : saya belom puas di sawarna. Next time will be better!
p.s : All shot with canon 5d, wide shot with 17-40 (punya andre), tele shot with tamron 70-300 (punya mira) #gakmodal