Pagi ini saya hunting makro bareng temen saya yang pake limade marktu ini. Hemm…
Ah, sudahlah, saya sedang malas cerita, anyway saya pake lensa nikon 50 mm f1.8 yang dibalik. Aperture di-set ke f/8, iso 400, shutter speed nebak-nebak. Lah? iya, karena ga ada lensa yang menempel di kamera, cuma didekatkan saja dengan mount kamera, otomatis metering mati. Jadi si sensor udah kalem ketiup angin sepoi-sepoi. Gak takut berdebu? Bah! Saya sudah tidak perduli lagi dengan debu di sensor (lihat postingan sebelumnya).
Macro photography? pretty new to me, so allow me to call it ‘ The other world ‘. Yeah, it’s really different world from us. Really small, but really beautiful. So here is the capture: (hati2 BW killer gan) ![]()









Maaf-maaf aja kalo fotonya masih jelek yah. Namanya juga baru belajar. Any comment and critique are really highly appreciated.
Thanks for viewing!
updated : ini lokasi tempat saya motret tadi pagi, di sebelah kiri LC. Disini kita bisa lihat sunrise di antara poltek dan imb
. Perhatikan sampah di sebelah kanan bawah. Sadarkah kampus IT Telkom ini cuma punya satu tempat sampah di gang akil?, sedangkan di sisi sebelah LC dan gedung B tidak ada.

nice pics. so apa jadinya dengan debu-debu jahanam itu?
sepertinya tertiup bersama angin