
Salah satu karang paling besar di pantai sawarna, Banten. Saya ingin mengunjungi kembali sawarna, masih banyak tempat yang belum tereksplor.

Salah satu karang paling besar di pantai sawarna, Banten. Saya ingin mengunjungi kembali sawarna, masih banyak tempat yang belum tereksplor.
Saya baru tahu ada website resmi dari Departemen Pariwisata dan kebudayaan ini. Website nya cukup menarik, tapi yang paling menarik adalah mereka sedang mengadakan sebuah kuis yang berhadiah jalan-jalan ke pulau Komodo selama 3 hari!
Caranya mudah! Tinggal jawab pertanyaan sebanyak maksimal 5 buah perhari, dan ajak teman-teman kalian ikuti kuis ini juga. Sepertinya website ini sedang mengumpulkan traffic yang banyak hehe.
Anyway, silahkan menuju kesini untuk mengikuti kuis nya.
Good luck!
Kalau disuruh memilih spot memotret di pantai selatan jawa, dibandingkan ujung genteng, santolo, ataupun rancabuaya, saya lebih memilih kawasan sawarna. Mengapa?
Karena sawarna memiliki salah satu daya tarik dari pantai yang sangat bagus jika dijadikan foto. Apa itu? Ombak!
Jangan sekali-kali bermain-main dengan ombak sawarna. Bisa nyawa taruhannnya. Atau paling tidak, kamera yang bakal jadi korban. Saya diceritakan warga sekitar ada sekelompok fotografer yang nekat ke tengah karang, tiba-tiba ombak besar menerjang dan merusak kamera. Beruntung orangnya selamat.
Sawarna bisa ditempuh lewat pelabuhan ratu, dari terminal ada elf langsung ke sawarna, dengan catatan sebelum jam 12 siang. Lebih dari jam itu kita harus menaiki elf ke bayah, lalu disambung ojek ke sawarna.
Sawarna bukanlah nama pantai, melainkan nama desa. Pantai yang terkenal adalah pantai tanjung layar. Dinamakan demikian karena ada batu karang yang sangat besar, dengan tinggi sekitar 20 meter lebih.
Penginapan di sawarna relatif lebih mahal daripada pantai-pantai ‘liar’ lainnya. Rata-rata 100 ribu rupiah dan berupa homestay, yang tarifnya tidak dihitung per-kamar melainkan per-orang. Membuat kami mengeluarkan uang lebih.
Tapi saya sudah antisipasi hal itu, jadi saya membawa kompor parafin dan beberapa bahan makanan. #gembel
Sawarna memang sangat indah, pantainya sangat kayak. Ada yang berpasir halus seperti pantai ciantir atau lagoon pari. Ada juga yang banyak karang seperti pantai tanjung layar.
Kesimpulannya adalah : saya belom puas di sawarna. Next time will be better!
p.s : All shot with canon 5d, wide shot with 17-40 (punya andre), tele shot with tamron 70-300 (punya mira) #gakmodal :lol:
Sunset di rancabuaya, garut selatan. Sudah berkali-kali kesini dan tetap terpesona dengan keindahannya.
Lagi bosen sama kerjaan? Lagi stress? Coba tips saya : main sama anak kecil. They really have a pure smile that you can forget all your problems!
Foto di bawah ini saya ambil di depan kosan saya, anak tetangga. Setiap hari kerjaannya cuma ketawa, nangis, terus makan. :lol:

Sisi lain dari pantai Rancabuaya, sunset yang begitu mengagumkan. Foto ini diambil setelah sunset dengan canon 5d dan lensa 28mm
Rasanya belum lama saya ke pantai, tapi kok sudah mau ke pantai lagi hehe. Pagi itupun kami berangkat menuju rancabuaya, tempat yang kami sendiri tidak mengetahui entah dimana itu. Tanpa pikir panjang kami langsung menuju garut, menyetop ELF di dalam tol (jangan ditiru!) di sekitar tol buahbatu. Tapi sialnya ada petugas yang memergoki kami, dan akhirnya disuruh ke terminal.
Berdasarkan hasil googling, dari terminal cicaheum ada angkutan yang langsung ke rancabuaya. Tetapi masih saja sial, ternyata angkutan hanya ada jam 5 pagi dan jam 12 siang, dan saat itu adalah pukul 8 pagi. Dengan terpaksa kami pun naik bis ke garut, baru dari Garut diteruskan ELF ke rancabuaya.
Oh iya, kami disini ada enam orang. Saya sendiri, niken, burid, fahrul, aulia, dan dito. Hampir dari kami semua dari komunitas fotografi di kampus. Jadi pada dasarnya kami adalah orang yang suka memotret, tetapi pada kenyataannya kami lebih suka dipotret, Continue reading
Kalau anda sering melihat video-video dari National Geographic atau BBC, pasti pernah melihat scene time lapse. Menurut wikipedia time lapse adalah :
Time-lapse photography is a cinematography technique whereby each film frame is captured at a rate much slower than it will be played back. When replayed at normal speed, time appears to be moving faster and thus lapsing. Time-lapse photography can be considered to be the opposite of high speed photography.
Ngerti kan? hehe, kalau belum paham, coba lihat sedikit video yang saya buat ini. Memang cuma beberapa detik, tapi ngambilnya sampe satu jam-an. Kalau mau yang agak gila, coba googling aja. Ada yang membuat time lapse pergantian musim, pertumbuhan tanaman, atau pembangunan gedung.
Saya merekomendasikan menonton seri video dokumenter BBC yang judulnya ‘The Earth’. Time lapse nya benar-benar luar biasa!
Terakhir kali saya ke tempat ini adalah sekitar 16 tahun yang lalu, alias saat saya kelas TK. Dan seingat saya, tidak banyak yang berubah disini. Pesut tetaplah pesut. *yaiyalah*
Dugong juga masih disini, bersama teman-temannya piranha, penyu, ikan hiu, dan masih banyak lagi.
Untuk mencapai seaworld, saya menggunakan bis transjakarta alias busway. Sampe di halte ancol, kita harus membayar 10 ribu rupiah untuk masuk ke kawasan ancol. Kemudian kita tinggal naik bis wara-wiri gratis untuk mencapai spot-spot di ancol ini, termasuk seaworld. Untuk tiket seaworld, hari biasa sekitar 50 ribu dan hari libur 70ribu.
Ini sebagian foto-foto hewan laut disana :
Kali ini saya tidak sendiri. Trip kali ini saya bersama Jaki, Jodi, dan om Andry. Kenapa judulnya pakai photo trip? Karena memang kerjaan kami disana cuma motret, motret, dan motret. hehee..
Buat yang mau ke ujung genteng dari Bandung, gampang kok. Tinggal naik bis dari Leuwipanjang ke sukabumi ( Bis MGI 21rb). Setelah sampai terminal Sukabumi, naik angkot kuning 03 ke terminal lembursitu (lima ribu rupiah).
photo above by : zakyakbar
Lanjut dengan ELF ke surade (22 rb), hati-hati mabok, karena jalurnya banyak lubang dan supirnya agak gak waras: ga bisa bedain bawa kambing sama bawa orang. Continue reading