• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Wira Nurmansyah

Inspiring Indonesia to Travel the World

  • Home
  • About
  • Indonesia
  • World
  • Tips
  • Review
You are here: Home / Travel Story / Indonesia / Bali & Nusa Tenggara / Dari Ende Untuk Indonesia

Jun 01 2012

Dari Ende Untuk Indonesia

SAYA duduk sendiri di samping sebuah pohon kecil. Pohon yang menjadi saksi bisu pembuktian akan karunia Tuhan terhadap seorang anak bangsa ini. Di kejauhan, terlihat sebuah dermaga dengan kapal-kapal phinisi raksasa, ditambah latar belakang Gunung Meja yang gagah. Sesekali, suara angin pesisir yang cukup kencang membuyarkan lamunan saya.

Saya seakan mendengar pohon ini bernafas. Terkadang ia seperti mengerang, terkadang berdesis. Pada hembusan yang besar, pohon terdengar seperti menjerit. Ia hidup. Ia dihadapkan kepada sebuah sosok yang sangat saya kagumi. Saya menarik nafas dalam-dalam, dan secara sadar mengubah pola pernafasan mengikuti angin yang berdesir.

Pohon Sukun, saksi bisu lahirnya pancasila
Tempat lahirnya ide tentang pancasila yang sekarang menjadi taman di kota Ende

Pohon ini telah bernafas di kota kecil selatan Flores sejak zaman pemimpin pertama republik ini, ia bernafas lebih keras saat itu. Dan mestinya, ia sudah bernafas lebih lega saat ini.

Ia telah merasakan getir-getir kegigihan perjuangan sosok tersebut, sebelum berfikir untuk dapat melahirkan sebuah mahakarya Indonesia yang ditulis sosok didepannya.

Pohon sukun tempat Bung Karno merenungi nilai-nilai luhur pancasila
Pohon sukun tempat Bung Karno merenungi nilai-nilai luhur pancasila

Sosok itu biasa merenung di sebuah lapangan dengan pohon sukun yang besar menaunginya. Tempat ini menghadap Teluk Sawu dengan lautnya yang tenang dan dikelilingi bukit-bukit hijau menyejukkan mata dan hati.

“Di kota ini kutemukan lima butir mutiara, di bawah pohon sukun ini pula kurenungkan nilai-nilai luhur Pancasila.”

Dari perenungannya, ia menyadari bahwa semangat untuk meraih kemerdekaan tidak bisa berhenti, tetapi tak bisa lepas dari kehendak semesta.

Situs rumah bung karno yang sedang dipugar, sayang sekali saya tidak bisa masuk.
Situs rumah bung karno yang sedang dipugar, sayang sekali saya tidak bisa masuk.

“Revolusi kami seperti juga samudera luas adalah hasil ciptaan Tuhan. Satu-satunya Maha Penyebab dan Maha Pencipta. Dan aku tahu sekarang bahwa semua ciptaan yang Maha Esa termasuk diriku sendiri dan tanah airku berada dibawah aturan hukum dari yang Maha Ada…,” cetus sosok tersebut.

Tetapi, ia mengatakan bahwa apa yang ia kerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi, dengan tradisi nusantara sendiri. “Dan aku menemukan lima butir mutiara yang indah,” ujarnya.

Jalan Soekarno di Ende.
Jalan Soekarno di Ende.

Ia juga berkata bahwa lima mutiara ini — yang menurutnya adalah satu kesatuan falsafah negeri — jika diperas sarinya berkali-kali,  yang akan muncul adalah semangat gotong royong, sebuah konsep dasar yang menceritakan bersatunya bangsa ini untuk membangun nusantara.

“….Ende, kota kecil nun jauh di negeri timur… adalah satu-satunya yang dikarunia keunikan oleh Maha Pencipta dengan danau tiga warna-nya yang senantiasa kuingat akan Pancasila…” kata Bung Karno

Saya berjalan ke gerbang taman ini. Ada sebuah baliho besar bertuliskan, ” Memperingati hari lahir Pancasila, dari Ende untuk Indonesia.” Nampak sosok tersebut tersenyum memandang saya, memandang kota Ende ini, memandang Indonesia, dan memandang semesta.

Saya merasa bisa bernafas lebih tenang sekarang. Dan mudah-mudahan pohon itu pun juga bisa melakukan hal yang sama.

Semoga di masa depan nanti,  kita dianugerahi pemimpin-pemimpin yang benar-benar adil untuk Indonesia tercinta ini.

Tabik

**

Patung Bung Karno di Taman Pancasila
Patung Bung Karno di Taman Pancasila
Gunung Meja icon-nya Ende
Gunung Meja icon-nya Ende
Pantai Ende yang berpasir hitam.
Pantai Ende yang berpasir hitam.
Salah satu sudut kota Ende
Salah satu sudut kota Ende
Pelabuhan kota Ende
Pelabuhan kota Ende
Sampai bertemu kembali, Ende!
Perjalanan saya di Flores terhenti disini dulu. Sampai bertemu kembali, Ende!

Written by wira · Categorized: Bali & Nusa Tenggara, Indonesia, Travel Story · Tagged: Ende, pengasingan, Sejarah, Soekarno

Reader Interactions

Comments

  1. Timothy says

    2 Jun ’15 at 11:13

    Yahh udah kelar ceritanya ya … :(

    Seru juga nieh, bwt referensi trip ke sana.

    Thx! :)

    Reply
  2. Ari says

    2 Jun ’15 at 14:15

    Semoga di masa depan kita dianugerahi pemimpin-pemimpin yang benar-benar adil untuk Indonesia tercinta ini <- Amiiiiiiiinnn

    Reply
  3. gede says

    2 Jun ’15 at 21:33

    Seharusnya bisa lanjut maumere dan larantuka biar lengkap perjalanan floresnya mas.

    Reply
    • wira says

      2 Jun ’15 at 21:38

      waktu juga yang memisahkan saya mas hehe, next time masih bisa dilanjut

      Reply
  4. Iman Sulaiman says

    3 Jun ’15 at 14:05

    Wow gambarnya berbicara dalam jutaan kata. Ternyata inilah tempat lahirnya sejarah itu. Asli keren banget. Nice review bro :)

    Reply
  5. Atre says

    3 Jun ’15 at 18:58

    beautifully written, Wira. jadi pingin ke Ende.

    Reply
  6. EnjoyBackpacker says

    3 Jun ’15 at 23:59

    Bang wir kapan kapan ke larantuka bareng yaa hahaha

    Reply
  7. Sigit Nugroho says

    4 Jun ’15 at 17:26

    wah, ceritanya bagus sekali mas wira tentang ende mudah-mudahan suatu saat saya bisa berkunjung ke ednde seperti mas wira amin. mas wira ke luar negeri sudah berkunjung ke mana saja?

    Reply
  8. Dodi Mulyana says

    4 Jun ’15 at 19:37

    Kali pertama mampir di blog ini.. dan suprisingly suka dengan tulisan pemilik blognya :).

    Kapan kita ngetrip bareng, wir?

    Reply
    • wiranurmansyah says

      7 Jun ’15 at 20:43

      Terima kasih udah berkunjung mas Dodi. Kapan aja boleh kalo ada kesempatan hehe

      Reply
  9. Rio Praditia says

    6 Jun ’15 at 01:22

    Akhirnya sampai juga di akhir rangkaian cerita flores. Ceritamu, terlebih fotomu, memberi. Inspirasi bagi say auntuk sesegera mungkin menginjakan kaki di tanah flores

    Reply
    • wiranurmansyah says

      6 Jun ’15 at 05:06

      Ternyata ada yang baca.. *terharu*

      Ayok ke Flores lagi saya juga belum puas hehe!

      Reply
  10. Fahmi (catperku) says

    8 Jun ’15 at 13:04

    Seperti biasanya, foto kamu magic wir! Semoga segera berjodoh sama flores nih :D *belom ada kesempatan, padahal udah pengen*

    Reply
    • wira says

      8 Jun ’15 at 13:35

      Aku kan emang tukang sulap kak hiks hiks huahahaha.

      Reply

Trackbacks

  1. Sedikit Cerita dari Flores | Wira Nurmansyah says:
    22 Aug ’12 at 13:39

    […] navigation ← Previous Next […]

    Reply
  2. Jalan-jalan di Negeri Sendiri Lebih Nikmat | ambangbatas says:
    6 Nov ’12 at 09:09

    […] dalam Perpektif IslamForumborneo Network5 Pendekar Blog AMPAh Kalimantan TengahPhoto & GraphicsDesa Bena yang Mempesona body.custom-background { background-image: […]

    Reply
  3. An Evening Scene From Ende Port | Wira Nurmansyah says:
    24 Jan ’13 at 19:45

    […] saya mengunjungi bung karno di tengah kota Ende, saya singgah di pantai pelabuhan Ende untuk sekedar melihat sang surya […]

    Reply
  4. Postcard from Flores Cities | Wira Nurmansyah says:
    29 Jan ’13 at 07:05

    […] Ende, kota pelabuhan tempat Presiden pertama kita diasingkan dan membuat Pancasila. […]

    Reply

Bagaimana menurutmu? Silakan tinggalkan komentar dibawah ini ya! :')Cancel reply

Primary Sidebar

Follow Us

  • YouTube
  • Instagram
  • TikTok

Popular Post

  • 5 Kejanggalan dalam Pendakian Film 5cm
  • 5 Tips (lagi) untuk Fotografi Landscape!
  • Review Backpack : Deuter ACT Lite 40
  • Tips Berpakaian di Gunung : Layering System!
  • Fujifilm X-T100 Review : Mirrorless Seri X-T Termurah!

Categories

  • Bali & Nusa Tenggara
  • Beyond Indonesia
  • Camera Review
  • Culinary
  • Europe
  • Flight report
  • Foto Favorit
  • Giveaway
  • Guest Post
  • Hiking & Trekking
  • Hong Kong
  • Hotel & Resort
  • Indonesia
  • Japan
  • Jawa
  • Kalimantan
  • Malaysia
  • Maluku & Papua
  • Media Trip
  • Photo Tips
  • Photoessay
  • Review
  • Saudi Arabia
  • Singapore
  • South East Asia
  • South Korea
  • Sponsored (adv)
  • Sulawesi
  • Sumatera
  • Taiwan
  • Tearsheet
  • Thailand
  • Thought
  • Tips
  • Travel Story
  • Travel Tips
  • Travel Video
  • Workshop

Copyright © 2026 · Altitude Pro on Genesis Framework · WordPress · Log in

 

Loading Comments...